Review

Variable Density Sound Orchestra – Evolving Strategies

Album: Evolving Strategies
Label: NotTwo Records, 2014

1. Mystical Realities
2. Evolving Strategies
3. Return and Breathe
4. Thoughts for Dixon
5. Voyage from Ra
6. Revolving Strategies
7. Heart Is Only a Part
8. Mystical Realities: Aftermath

Variable Density Sound Orchestra - Evolving Strategies
Variable Density Sound Orchestra – Evolving Strategies

Rilis terbaru dengan judul Evolving Strategies dari ansambel Variable Density Sound Orchestra (VDSO) ini suguhkan garapan bunyi jazz garda depan yang terjalin dengan idiom-idiom jazz tradisional, pula terekam dalam delapan komposisi gres sarat petualangan.

VDSO kali ini digawangi enam pemain di antaranya gitaris Garrison Fewell, Dmitry Ishenko dan Reggie Nicholson pada kontrabas dan drum, serta seksi tiup yang ditempati oleh John Tchicai (saksofon tenor, flute), Roy Campbell, Jr. (trumpet, flugelhorn, flute), dan trombonis Steve Swell.

Berawal “Mystical Realities” dengan intro mengayun dan tema utama yang straightforward, hantarkan menuju improvisasi saling-selimpat di dalamnya yang cukup mengejutkan. Petikan gitar Garrison menjadi semacam pertalian atas percakapan seru lintas instrumen. Pada title track “Evolving Strategies,” interrelasi tersebut bahkan semakin kentara lewat suguhan bunyi berlapis jamak.

Hembusan flute John Tchicai yang berkesan misterius membuka nomor “Return and Breathe” sebelum ditimpali oleh pemain lain secara tanggap dan cekatan. Rekognisi terhadap Bill Dixon dinyatakan pada “Thoughts for Dixon” dengan aksen muted trumpet Roy Campbell dan tiupan trombon Steve Swell yang interaktif.

Selepas komplemen singkat “Revolving Strategies” berlanjut penampilan full-team VDSO di trek “Heart is Only a Part” yang gradasi temponya amat lentur, simak juga bukaan drone music pada “Voyage from Ra” berikut saksofon tenor John sebagai tokoh protagonisnya. Secara episodik dan aklamatif, album ini mendapat konklusi dalam “Mystical Realities: Aftermath” yang membawa kembali kepada nomor pembuka, namun dengan konsumsi daya yang lebih besar ketimbang pendahulunya.

Tags

Thomas Y. Anggoro

Lulusan ISI Yogyakarta. Telah meliput festival di berbagai tempat di Indonesia dan Malaysia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker