Review

Susanne Abbuehl – The Gift

Album: The Gift
Label: ECM Records, 2013

01. The Cloud
02. This and My Heart
03. If Bees Are Few
04. My River Runs to You
05. Ashore at Last
06. Forbidden Fruit
07. By Day, By Night
08. A Slash of Blue
09. Wild Nights
10. In My Room
11. Bind Me
12. Soon (Five Years Ago)
13. Fall, Leaves, Fall
14. Sepal
15. Shadows on Shadows
16. This and My Heart, var.

Susanne Abbuehl - The Gift
Susanne Abbuehl – The Gift

Seniman vokal dan komposer Susanne Abbuehl memiliki kualitas idiosinkratik dalam berbagai musik garapannya. Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa rilis yang telah ia buat, dimulai sejak I am Rose (Evoke Prod., 1997) berlanjut tiga album bersama ECM; April, Compass (2000, 2006) dan The Gift, yang berjarak enam tahun dari pendahulunya.

Inkorporasi antara bunyi dan puisi merupakan salah satu keunggulan Susanne, dan dalam The Gift ini, ia kembali melakukan ekplorasi mendalam atas syair gubahan Emily Dickinson, Emily Bronté, Sara Teasdale dan Wallace Stevens, serta tulisan Susanne sendiri.

Mencantum keseluruhan 13 trek, ia didukung oleh beberapa labelmates ECM seperti Wolfert Brederode yang bermain piano dan harmonium India, peniup flugelhorn Matthieu Michel, juga Olavi Louhivuori di bagian drum dan perkusi, mereka ibarat sajak empat seuntai. Musik yang disajikan Susanne dan rekan-rekan adalah sebuah antitesis ingar-bingar, yang memerlukan kepekaan tersendiri dalam menyimaknya. Berawal sunyinya “The Cloud,” tampak detil lantunan yang tak hanya frase namun pula tiap penggalan kata, Susanne menaruh perhatian penuh atas kesinambungan produksi suara dengan syairnya.

Ketiga pemain instrumen juga berperan besar, Wolfert tampilkan landasan harmoni empatik, Matthieu dengan karakteristik tiupan menerawang dan presisi, pula sensitifitas ritmik Olavi yang terasa puitis. Simaklah pada “Wild Nights,” “Soon (Five Years Ago),” “If Bees Are Few” dan “My River Runs to You” yang tersamar. Terkesan mistis dan kelam, di antaranya adalah “Ashore at Last” dan “Shadows on Shadows,” sedangkan irama agak mengayun terdapat dalam dua versi “This and My Heart” yang menjadi pungkasan The Gift.

Thomas Y. Anggoro

Lulusan ISI Yogyakarta. Telah meliput festival di berbagai tempat di Indonesia dan Malaysia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker