Review

Kris Davis Trio – Waiting for You to Grow

Album: Waiting for You to Grow
Label: Clean Feed Records, 2014

01. Whirly Swirly
02. Twice Escaped
03. Berio
04. Hiccups
05. Propaganda and Chiclets
06. Waiting for You to Grow

“I decided not to play chords anymore, just to play lines. I started improvising that way. Those left-hand chords are such a jazz-piano sound; I didn’t want it to sound that way. So I rarely play chords, and I rarely double the bass line.”
— Kris Davis

Kris Davis Trio - Waiting for You to Grow
Kris Davis Trio – Waiting for You to Grow

Meneruskan debut Good Citizen (Fresh Sound, 2010), pianis/komposer Kris Davis hadir kembali lewat rilis Waiting for You to Grow yang kali ini dipayungi label Clean Feed. Berisi enam komposisi buatan sendiri, album ini merekam jejak musikal Kris yang nampaknya semakin mutakhir dan menjadi patok duga percaturan jazz garda depan, terutama dalam format piano (akustik) trio.

Dalam sesi ini, Kris berkongsi dengan kontrabasis John Hébert dan penabuh drum Tom Rainey, di mana ketiganya bermain sangat organik, versatil dan interaktif atas kinerja bunyi di tapal-batas aliran besar. Petualangan ini ditandai oleh rentak drum paramiliter Tom pada “Whirly Swirly,” komposisi episodik berdurasi hampir 16 menit yang penuh cerita. Di samping ornamen arco John yang berkecamuk, Kris berikan rambah bunyi piano sarat kejutan; mulai dari efek perkusif prepared piano hingga sonoritas tone cluster meliputi laju agresif Stravinskian.

Berlanjut menuju “Twice Escaped,” Kris justru menampilkan jalin melodi luwes dan menawan, bertalian dengan akar harmoni kontrabas—alih-alih fungsi kordal tangan kiri, serta lenturnya guratan drum komplementer. Seperti judulnya, “Hiccups” diwarnai oleh motif-motif ritme sinkopatik sebagai indikasi cikutan, dan dari padanya, bunyi lurus serta sejajar bukanlah pilihan.

Paduan tensi tinggi/rendah secara berkala menjadi sebuah ramuan mujarab, yang menjaga rasa penasaran agar tetap membara saat menyimak kontraksi-relaksasi “Propaganda and Chiclets” dan “Berio.” Didapuk selaku title track, “Waiting for You to Grow” merupakan balada serial yang di dalamnya memberi ruang lega bagi sang sunyi, pula mengajukan sensibilitas luhur Kris, John dan Tom atas garis tipis bunyi dan diam.

Tags

Thomas Y. Anggoro

Lulusan ISI Yogyakarta. Telah meliput festival di berbagai tempat di Indonesia dan Malaysia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker