News

Indro Hardjodikoro Feels Free Concert – Kick off Jazz Fort Rotterdam 2010

Indro Hardjodikoro Feels Free Concert - Flyers

Menyebut nama Indro Hardjodikoro dalam dunia bass dan Jazz di Indonesia seperti membentangkan sebuah sejarah yang cukup panjang.

Indro telah bermain dan rekaman untuk Halmahera (dua album; Kuyakini dan Khayalanku), simakDialog (dua album; Lukisan dan Baur), Earth Music (bersama perkusionis asal Australia Ron Reeves, Indra Lesmana, Cendi Luntungan, saksofonis Arif Setiadi), Dwiki Dharmawan, serta banyak album penyanyi papan atas tanah air yang menerakan namanya sebagai session player yang handal dan dapat bermain all around dengan ciri yang khas.

Setelah banyak memberikan kontribusi buat kelompok lain atau lazimnya disebut sideman, Indro Hardjodikoro kini merilis album perdananya bertitel “Feels Free” dan untuk mendukung langkahnya tersebut One Note Entertainment mempersembahkan “Indro Hardjodikoro Feels Free Concert”.

Kepastian penyelenggaraan acara ini didapat Redaksi dari Hendra Sinadia, direktur One Note yang juga pendiri Batam Jazz Forum dan Makassar Jazz Society dan pernah pula menggelar Batam International Jazz Rendezvous dan Jazz @ Fort Rotterdam 2009 di Makassar.

Feels Free Concert akan digelar di Erasmus Huis, Pusat Kebudayaan Belanda, Jl. HR Rasuna Said Jakarta pada hari Rabu, 5 Mei 2010 mulai pukul 19.00 wib dengan HTM sebesar IDR 50.000 (lima puluh ribu rupiah).

Konser ini juga menjadi kick-off atau rangkaian awal dari penyelenggaraan 2nd Jazz @ Fort Rotterdam 2010 yang dijadwalkan diselenggarakan pada tanggal 31 Juli – 1 Agustus 2010 dengan tema When Jazz Meet Ethnic, dimana Indro Hardjodikoro akan tampil pula sebagai performer. Konser ini menandai pula kegiatan Bass Society – sebuah komunitas yang digagas oleh Indro dengan kegiatan festival bass selama periode Juni-Juli 2010 di beberapa kota besar di Indonesia.

Feels Free Concert akan didukung oleh Indro Hardjodikoro Trio bersama Demas Narawangsa (drums) dan Lal Intje Makkah (keyboard). Tampil pula gitaris Tohpati Ario Hutomo, Shadu Chaidar Rasjidi, Fajar Adinugroho dan Cut Faranisa Hamzah.

Informasi lebih lanjut mengenai konser maupun tiket pertunjukan silakan menghubungi Ema Widiawati 0812-8227-2590 atau Naya 0816-1942480.

***

“Bass adalah instrumen yang tidak hanya membuat nada saja, tapi bisa juga untuk melodi, rythm section yang memiliki efek-efek harmoni ketika solois”. Pernyataan ini diungkapkan Indro Hardjodikoro. Dalam albumnya ”Feels Free” ia melibatkan dua gitaris penting, Oele Pattiselanno dan Tohpati Ario Hutomo serta keybordis Irfan Chasmala.

Saat ini, Indro Hardjodikoro yang merupakan brandmark pemain bass-elektrik di Indonesia juga aktif di dunia pendidikan. Ia tercatat sebagai Head of Bass Department di Institut Musik Indonesia (IMI) sebuah Institusi Musik Kontemporer pertama di Indonesia yang berdiri sejak tahun 200.

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

3 Comments

  1. Alhamdulillah akhirnya terwujud sudah album yg sudah lama diniatkan Mas Indro dan ditunggu oleh para fansnya. Sukses dan saluut utk Indro. Salam dari shohib2 di Medan

  2. Album ini wajib dimiliki oleh para bassist…Bila disimak tiap lagu maka album ini mewakili beberapa genre jazz yg paling berpengaruh di dunia….sweet n deep soul…
    Sukses buat Mas Indro

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker